Penyakit Prostat

Penyakit Prostat – Dengan makin bertambahnya usia seseorang bila tidak diimbangi dengan pemeliharaan kesehatan yang optimal bisa mengundang berbagai penyakit. Salah satunya adalah Penyakit Prostat, baik gangguan berupa pembesaran prostat maupun kanker prostat. Gangguan prostat ini dialami oleh sebagian besar kaum pria usia 40 tahun ke atas pada usia produktif dan karier sedang menanjak.

Penyakit Prostat

Penyakit Prostat

Penyakit Prostat

Bila kanker rahim dan kanker payudara sangat ditakuti kaum wanita, maka kanker prostat adalah penyakit yang sangat menakutkan bagi kaum pria. Mengapa hanya kaum pria yang menderita kanker prostat? Karena yang memiliki kelenjar prostat memang hanya kaum pria dan gangguan ini menyangkut maalah kejantanannya. Prostat terletak di pangkal saluran kencing berukuran sebesar biji kacang tanah, dengan berat kurang lebih sekitar 20 gr. Bagian tengah prostat dilewati oleh saluran kencing. Karena prostat berupa kelenjar, maka prostat dipengaruhi hormon kelamin yaitu testosteron.

Pembengkakan prostat merupakan salah satu kondisi penyakit prostat yang ditandai dengan terjadinya pembesaran pada prostat. Salah satu efek yang bermunculan dari penyakit prostat adalah mengompol atau inkontinensia. Penyebab dari pembesaran prostat jinak, penyakit overactive bladder atau OAB yakni adalah berkemih atau juga dorongan untuk buang air kecil, penyakit saraf, sejarah operasi prostat, merasakan nyeri dan juga radiasi pada prostat. Secara umum, pembesaran atau pembengkakan yang terjadi pada prostat jinak tidak menimbulkan masalah inkontinensia. Jika terjadi, maka biasanya disebabkan akibat penyakit yang sudah berlanjut sehingga bisa membuat sumbatan prostat kronis atau menahun. Dan awalnya penderita biasanya akan mengalami urin yang menetes saat selesai buang air kecil.

Infeksi yang terjadi pada prostat akan menyebar dan masuk menuju ke skrotum atau kantung zakar. Jika sudah terjadi seperti itu, maka skrotum ini akan mengalami pembengkakan, menjadi merah, akan terasa sakit yang bisa berpotensi besar untuk berubah menjadi impotensi atau lemah syahwat pada pria. Untuk kebanyakan pria, prostatitis tidak mengganggu kehidupan seksual yang mereka jalani dan juga tidak menular kepada pasangannya. Prostatitis sendiri sebenarnya tidak secara langsung berhubungan dengan masalah disfungsi ereksi, namun kelainan yang terjadi biasanya memang menimbulkan beberapa gejala yang malah membuat kehidupan seksual menjadi terganggu. Gejala ini misalnya adalah hilangnya gairah seksual atau menurunnya libido akibat rasa sakit yang terasa dibagian penis dan juga pada bagian testus, rasa sakit saat selesai ejakulasi dan haemospermia yang ada pada darah dalam cairan ejakulasi.

Pembengkakan prostat atau prostatitis dibagi menjadi beberapa tipe yakni adalah :

  1. Acute Bacterial prostatitis
    Hal ini terjadi sebagai salah satu bentuk infeksi dari prostat yang kebanyakan diakibatkan oelh beberapa yang berasal dari bakteri yang sama yang bisa menimbulkan terjadinya infeksi pada kantung kemih dan termasuk salah satunya adalah akibat E. Coli, Klebsiella, dan Proteus.
  2. Chronic bacterial prostatitis merupakan salah satu jenis penyakit yang tidak umum terjadi dimana munculnya infeksi bakteri yang sedang berjalan di dalam prostat pria. Kondisi dimana terjadinya kekambuhan dari nyeri pelvis, testikel, atau juga pada rektal yang tidak terbukti akibat dari infeksi kandung kemih.

Penyebab Prostat

Hingga saat ini penyebab pembengkakan prostat masih belum diketahui secara jelas namun terkadang akibat dari penyebaran infeksi bakteri yang berasal dari saluran kemih dianggap sebagai salah satu pemicunya. Selain itu juga prostatitis bisa juga diakibatkan karena serangan infeksi jamur, infeksi protozoa dan akibat virus. Penyebab dari prostatitis atau pembengkakan prostat ini juga bisa disebabkan karena beberapa hal dibawah ini :

  1. Unsur patogen yang penting. Biasanya penyakit prostat ini disebabkan karena bukan infeksi atau bukan akibat mikroba patigen lain yang menyerang.
  2. Ganguan pada saraf endokrin yang lokal yang mengalami peningkatan pada tekanan dan pada uretra setelah pintu dari prostat mengalami kerusakan yang akan menimbulkan suatu rangsangan secara kimia misalnya adalah rasa sakit atau rasa nyeri saat buang air kecil.

Teknik pencegahan penyakit prostat yang bisa dilakukan adalah :

  1. Teknik perilaku
    Teknik ini bertujuan untuk mengajarkan Anda bagaimana cara mengendalikan kandung kemih dan juga mengendalikan otot sphincter. Latihan ini jga bisa membantu untuk mengendalikan dorongan buang air kecil dengan fase bertahap dan bisa membantu menurunkan kunjungan ke kamar mandi dengan frekuensi yang sering. Untuk teknik ini sebaiknya dilakukan dan sangat dianjurkan pada penderita pembengkakan dorongan. Dalam hal ini biasanya penderita akan diminta untuk mengurangi minumnya.
  2. Rehabilitas pada otot pelvis
    Cara ini dilakukan dengan olahraga, misalnya adalah dengan latihan kegel yang membantu menguatkan otot yang lemah yang bisa memopa kandung kemih. Penanganan lain yang dilakukan adalah dengan mencatat feedback secara biologis dan melakukan latihan lantai untuk membantu menstimulasi bagian tulang pinggul.

Karena prostat adalah salah satu organ terpenting bagian tubuh pria yang mengelilingi daerah uretra atau juga saluran kencing dan letaknya yang berada dibawah kandung kemih yang berfungsi untuk membantu menghasilkan cairan dalam melakukan perjalanan pada sperma. Jika mengalami pembengkakan, maka kelenjar prostat ini kemudian akan menekan saluran kencing dan bisa menimbulkan masalah pada saluran kencing. Oleh karena itulah, perlu dijaga kesehatan prostat dengan cara yang tepat dan cara yang baik.

Penyakit Prostat


=====================================

>>> Prostano Obat Herbal Prostat, Menjaga Kesehatan Fungsi Prostat, Mencegah Pembengkakan Prostat & Mengecilkan Prostat yang Sudah Membengkak, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Prostat and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>